Jumat, 20 Maret 2015

Vintage & Charity for Brother of Us!

Vintage & Charity for Brother of Us

Assalamualaikum dan selamat malam para Mangkaliaters dimana pun kalian berada. Semangat dan rasa bangga sebagai abang, warga maupun penghuni dan alumni Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur  Mangkaliat selalu kita junjung tinggi demi terciptanya solidaritas yang kuat diantara kita, Sahabat Mangkaliaters.

Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan dengan tragedi bencana banjir besar yang terjadi di tanah dayak yang juga menjadi ibukota Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan. Bencana banjir yang terjadi pada awal Februari tahun 2015 lalu ini telah menyebabkan aktifitas di ibukota Provinsi belia Kalimantan Utara ini lumpuh total hingga berhari-hari. Banjir tersebut juga merenggut korban jiwa yang diantaranya meninggal karena kedinginan, tersengat listrik dan lain sebagainya.

Sumber :Tribunnews
Potrer banjir yang terjadi di Bulungan

Namun sayang seribu sayang, banjir yang terjadi di ibukota Indonesia DKI Jakarta yang terjadi berbarengan membuat banjir yang terjadi di Kabupaten Bulungan ini kalah ‘Pamor’ dari banjir yang menimpa Jakarta. Akibatnya, bantuan bencana banjir yang mengalir ke Kabupaten Bulungan pun sangat terbatas dan masih sangat kurang oleh karena fokus recovery atau pemulihan dan penganggulangan bencana ‘hanya’ berpusat di ibukota Jakarta saja.

Desas-desus banjir Bulungan pun sampai di telinga mahasiswa-mahasiswi daerah Kaltim-Kaltara yang sedang menempuh pendidikan di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak teman-teman mahasiswa yang mengatasnamakan individu, kelompok maupun organisasi berlomba-lomba untuk membantu mengirimkan bantuan demi mengurangi beban yang sedang dipikul oleh para korban bencana banjir Bulungan, termasuk sivitas Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur “MANGKALIAT” Yogyakarta, kami.


Pada hari Minggu malam, 15 Maret 2015 kemarin kita Mangkaliaters mengadakan agenda Music Everywhere yang mengundang teman-teman Mahasiswa Kaltim-Kaltara yang ada di Yogyakarta. Agenda musik tersebut bertemakan Vintage & Charity for Brother of Us”. Agenda ini juga merupakan salah satu bagian dari niatan teman-teman Mahasiswa Kaltim-Kaltara Yogyakarta untuk membantu korban bencana banjir Bulungan. Dalam mensukseskan agenda ini, kami dibantu oleh sahabat sekaligus partner dari teman-teman band depan AMKT Ruhui Rahayu yang di komandoi oleh Bang Econ dan kawan-kawan. Matur Nuwun Saket Bang!

Agenda yang di prakarsai oleh Kemenpora AMKT Mangkaliat ini juga merupakan awal dari kegiatan charity selanjutnya yang lebih besar yakni MFCL “Mangkaliat Futsal Charity League” 2015.

Thanks to:

-          Tuhan Yang Maha Esa
-          Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur Mangkaliat
-          Kementerian Pemuda dan Olahraga
-          Abang Tazqy, Abang Reza, Abang Memet, Bro Git, Dodo, Pak Nurhadi, Bang Susanto.
-          Warga Rt 13 Cokrodiningratan
-          Asrama-asrama Mahasiswa Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Yogyakarta
-          Bang Econ, Bang Dedi Sulaiman, Bang Epan, Bang Abi (Band depan Ruhui Rahayu)
-          Para Tamu undangan
-          dan sahabat lainnya

d    Okey, this is Picture Sahabat!
a
Nah sebelum acara kita kedatangan tamu dari teman-teman Pascasarjana Kaltim-Kaltara

Kombet Ilham sedang menunggu tamu, capcusss!!!

Bang Tasqy, smilemu itu nah ya Allah... :D

Dodo & Friends mengguncang kita dengan Hey Jude!-nya The beatles, ngeri kan...

Ini dia si pemilik hati Mimmah dari Riau

Sebaris kisah kita malam itu

si cantik dari Solo, anak Kedokteran cuy, hahahaha

Selamat menikmati cinta, uhuy...

Penampilan yang menyejukkan hati dari Ukhti Maulida.. Tenteramnya..

Euforianya bah bikin kita di.... hahahaa

Ayuk Vierra dan kawan-kawan band depan Ruhui (yang kiri kipas angin Bang Econ)

Para Vintagers yang mencoba melakukan tindak anarkis.. Ndak betul bah

Bang Dedi Suleman (belakang) sampe tutup kuping gegara keriuhan Vintagers...

The best Performance malam kemarin... Salut sama abang!!!

Makasih bang atas acaranya...Happy laugh all damn day!!!

Refki si... nada kena-kenanya

haaaaaahahahaha, teman-teman Riau nih foto bareng Presiden dan Menkeu Mangkaliat..

John Lennon bangkit dari kubur.. ganteng banget bang Mario,.

Dedaril-dedaril dari Ruhui nih, makasih yaakk...

Dodo and teman bareng Bang Epan dari Band depan Ruhui..


Before Showcase

Suasananya Vintage banget kan

Nah ini dia prosesi penghitungan dana masuk dari kotak charity  acara Music Everywhere itu, yang alhamdulillah jumlahnya lumayan besar. Terima kasihh kepada seluruh teman-teman maupun para tamu undangan yang telah berkenan menghadiri acara kami dan telah sukarela menyisipkan sedikit rezekinya untuk di sumbangkan ke acara charity kita. Insya Allah apa yang telah kalian percayakan kepada kami akan bermanfaat bagi umat yang benar-benar membutuhkan. See ya, stand by me!

read more...

Selasa, 16 Desember 2014

Berenang di UNY

Bismillahirrohmanirrahim.

Apa kabar sahabat... sudah lama nggak posting lagi, mungkin kita sharing "Sedikit" ke Kreatifitasan anak-anak Mangkaliat yang meskipun umur sudah tergerus oleh zaman tetapi tetap memberikan ide-ide mereka untuk kemaslahatan asrama dan para penghuninya.

Nah, Video ini diambil ketika segerombolan anak-anak yang ngakunya "Minoritas dalam Kuantitas, Mayoritas dalam Kualitas"sedang mencoba mengusir sakitnya kepenatan akibat kuliah serta aktifitas yang sangat menumpuk. 

Bang Reza, Bang Benjol, Bang Ilham (Kombet), Iqbal, Fadel, Mario, Dodo, Al-Gapin dan Bang Tasqy (aka. Kameramen) bergegas untuk mandian ke kampusnya si Iqbal.. Sore yang menyenangkan, kolam yang menyenangkan ditambah dengan mambang-mambang yahud yang juga menyenangkan! hahahaha.. Happy Family ceritanya!

Ini dia, Mangkaliat episode UNY Swimming Pool... hahahaha have a nice day sahabat !!!

#KangenSamaKalianSenior
video

read more...

Kamis, 12 Desember 2013

Kesan Jumpa Pertama di Mangkaliat

Namaku Muhammad Fadel Rivai biasa dipanggil Fadel, asal dari tarakan. Aku ingin menceritakan kesanku di Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur “Mangkaliat”. Pada saat aku memutuskan untuk berkuliah di Yogyakarta, mamaku menyarankan agar aku tinggal di asrama, untuk belajar berorganisasi dan sebagainya. Pamanku pun menyarankan agar aku tinggal diasrama Mangkaliat dan kebetulan teman sekolahku yaitu Iqbal ternyata juga memutuskan untuk tinggal di Mangkaliat. Iqbal lebih dulu berangkat ke Jogja kemudian setelah beberapa hari baru aku menyusul kesana, tetapi aku yang lebih dulu tinggal diasrama. Aku dan mamaku berangkat ke Jogja dari Tarakan pada tanggal 28 Mei 2013 pukul 07.00 WITA dan sampai di Jogja tepatnya bandara Adisucipto pada pukul 12.15 WIB. Kemudian kami mencari rumah makan diantar oleh teman ayahku yang bekerja di Jogja setelah itu ke Mangkaliat, pada awalnya kami kebingungan untuk mencari alamat Mangkaliat, jadi kami pergi ke Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur “Kresik Luwai” untuk menanyakan alamat asrama Mangkaliat. Kami pun ditemani salah satu senior asrama Kresik ke asrama Mangkaliat. Orang yang pertama kali menyambutku dan mamaku diasrama Mangkaliat adalah bang Iwan, dan pada saat itu kami ditempatkan dikamar 1. Pada awalnya aku lebih suka dikamar terus karena masih canggung dengan suasana asrama mangkaliat. Malah mamaku yang lebih aktif bersosialisasi tidak hanya dengan anak asrama tetapi dengan warga sekitar asrama, baru aja kenalan tapi mamaku sudah ngajak salah satu warga untuk menemani mamaku ke pasar bringhardjo. Saat aku baru pertama di Mangkaliat, aku pikir Cuma aku aja yang anak baru, ternyata sudah ada tiga anak baru yang menempati asrama Mangkaliat. dua diantara mereka aku pikir adalah senior karena muka mereka yang tua-tua. Dan diantara semua penghuni Mangkaliat, bang dhani lah yang membuatku bingung. Kok bisa ada orang papua di asrama kaltim itulah yang ada dibenakku, tapi setelah mengenal bang Dhani, ternyata orangnya asyik, seru dan gokillah pokoknya. Ada banyak pengalaman seru yang aku dapatkan di Mangkaliat dan belum tentu aku dapatkan ditempat lain. Seperti bersama abang-abang dan sesama anak baru pergi ke pantai Pok Tunggal, Water World Pandawa yang ada di Solo, mengikuti acara-acara yang diadakan oleh asrama Mangkaliat dan Mesjid Jami Al-Jihad, nongkrong bareng dengan para penghuni asrama Mangkaliat, bertemu dengan Mahasiswa-mahasiswa lain yang juga tinggal diasrama, serta ikut menjadi panitia acara yang diadakan oleh tiga asrama yaitu asrama Mangkaliat, asrama Lampung dan riau. Semoga asrama Mangkaliat dapat terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan kreatif yang dapat memberi banyak ilmu bagi para penghuninya. 

Penulis : M. Fadel Rivai

read more...

Kesan Cerita Beta di Mangkaliat

Pada tanggal 2 Mei 2013, yaitu pada awalnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Asrama Mangkaliat, saya bersama sepupu saya Mario di antar menuju Asrama oleh teman dari kakak saya. Lalu kami disambut oleh para senior yang kebetulan lagi berada di Asrama yaitu Abang Tazqy Hidayat dan Abang Deny Kawirian R. Kami ditawarkan untuk menempati 2 kamar yaitu kamar 1 dan 9. Saya memilih kamar 9 bersama Abang Tazqy sedangkan sepupu saya memilih untuk menempati kamar 1 bersama Abang Ariza Raditya. Pada hari pertama saya tidak bisa tidur lantaran dikamar 9 ternyata tempat teman-teman asrama berkumpul dan bermain game. Akhirnya saya mengungsi ke kamar 8 untuk tidur pada saat itu. Dua hari setelah saya tiba giliran sepupu saya yang tak lain ialah saudara kembar Mario yaitu Gavin datang ke asrama. Hari demi hari berlalu dan ketika seminggu berlalu akhirnya saya bisa sedikit mengetahui kegiatan apa aja yang ada di asrama. Mulai dari kegiatan harian maupun mingguan seperti: sholat magrib berjamaah di hari senin dan kamis, tadarusan di hari senin setelah sholat maghrib dan yasinan di hari kamis, piket harian dan mingguan dan masih banyak lagi. Kegiatan pertama semenjak pertama kali masuk di asrama yaitu silaturahmi ke Asrama Ruhui Rahayu. Disana kami diperkenalkan kepada teman-teman cewek dari kaltim, bisa dikatakan perkenalan saat itu menarik karena kami seakan di interogasi. Gavin pada saat itu disuruh menyanyi dan akhirnya dia menyanyikan lagu “Home – Westlife”. Waktu terus berlalu dan banyak sekali pengalaman menarik yang saya dapatkan di Asrama. kegiatan RDM (Ramadhan Di Mangkaliat), Idul Adha dan masih banyak lagi kegiatan lainnya kami lakukan. Suka duka juga kami lalui di Asrama Mangkaliat ini. Hingga tiba saatnya masa seleksi calon anggota baru. Ada 3 tahap yang harus kami lalui yaitu yang pertama keseharian kami dipantau, ada kegiatan harian yang mesti kami lakukan seperti sholat subuh dan maghrib di Masjid, belajar, dan tidak boleh begadang. Yang kedua yaitu presentasi. Presentasi diadakan 2 hari dan para calon anggota baru dibagi menjadi 2, 3 orang di hari pertama dan 3 orang di hari kedua. Saat itu kami juga membentuk organisasi bernama ICA(Ikatan Calon Anggota) Mangkaliat. Yang ketiga yaitu wawancara, saat wawancara banyak sekali penilaian-penilaian yang diberikan oleh Senior terhadap saya dan teman-teman calon anggota baru. Wawancara dilaksanakan 2 hari. Lalu setelah itu tibalah malam penerimaan calon anggota baru. Kami dibangunkan pada jam 2 malam dan ditutup mata kami, dibawa mengelilingi wilayah tempat kami tinggal dan juga nyali kami diuji di Pemakaman Cokrodiningratan. Kami semua calon anggota baru berjumlah 6 orang yaitu saya, Gavin, Mario, Iqbal, Fadel, dan Budi diterima menjadi anggota baru Asrama Mangkaliat.  Penulis  : Ade Rizki

read more...