Kamis, 01 Desember 2011

Artikel Online ( Sisi Positif Pluralisme di Lingkup Sosial )

Pluralisme adalah sebuah kata serapan dari bahasa ingris yaitu pluralism, pluralism itu sendiri terdiri dari dua kata yakni: plural yang berarti beragam, dan isme yang berarti faham, jadi pluralism berarti paham yang beragam. Namun menurut pandangan saya jika mengacu pada penjelasan di atas maka pluralisme berarti sebuah paham dimana perbedaan atau keberagaman merupakan sesuatu yang harus dihormati dan di hargai. 

Dalam lingkup sosial yang modern ini pluralisme merupakan salah satu senjata ampuh untuk menghindari konflik konfik yang akan terjadi pada kelompok-kelompok yang “beragam”. Penghargaan terhadap keragaman bukan hanya menjdai senjata ampuh untuk menghindari konflik, tetapi juga dapat berperan sebagai tongkat penyanggah kerjasama antar masyarakat. 
Dengan terbentuknya penerimaan terhadap keragaman masyarakat pada tiap anggota masyarakat maka dengan sendirinya akan muncul paradigma yang menyetujui bahwa setiap individu memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing. Dan seiring proses tersebut setiap anggota masyarakan akan mendapatkan posisi yang sesuai dengan dirinya di masyarakat itu. Setiap anggota masyarakat dapat kesempatan berkembang yang maksimal dan lingkungan masyarakat itu pun akan berkembang pesat dengan sendirinya.
Di lingkungan sosial AMKT Mangkaliat dibutuhkan pluralisme. Pluralisme bisa menjadi landasan yang sangat kokoh untuk menciptakan suasana harmonis di lingkungan AMKT Mangkaliat. Jika semua anggota dapat menerima perbedaan yang ada, anggota bukan hanya mendapatkan kesempatan untuk menghindari konflik yang tidak perlu, tapi anggota juga punya kesempatan lebih untuk “memanfaatkan” anggota lain untuk memenuhi “kebutuhan” dirinya sendiri.

Oleh  : Arief Nugraha

2 komentar:

aldy mengatakan...

nice posting!

Pluralisme adlh suatu keniscayaan, keberadaannya tak terhindari dan cenderung terbentuk secara alami. Sederhananya, ketika orang-perorang membentuk suatu kelompok/ komunitas maka unsur keberagaman dan perbedaan juga akan menyertai.

Kemudian utk memfasilitasi/ mengakomodir pluralitas itu diperlukan paham dan sikap multikulturalistik, yakni keberagaman itu dijadikan potensi energi utk menuju kesamaan visi dlm kepentingan bersama.

Salam satu jiwa dr bumi Arema :)

Mangkaliat mengatakan...

sip, moga wawasan kita semua bertmbh, dgn pnjlsan ini..
thnks.
slm mangkaliat...

Posting Komentar

Terima Kasih sudah membaca postingan ini, mohon meninggalkan komentar dipostingan ini.