Pada postingan hari ini penulis akan membagi atau menshare suatu topik tentang suasana asrama, maklum sudah lama kita tidak mengupdate isi blog Amkt Mangkaliat. Tidak perlu berlama-lama langsung saja ke topik. Suasana asrama berbeda dengan suasana rumah-rumah pada umumnya,
diasrama terdapat berbagai ragam macam kegiatan baik itu internal maupun eksternal. Disini juga penulis merasakan betul bagai mana kemandirian itu kita ciptakan, kebersamaan, keakraban dan kekompakkan bersama temen-temen diberbagai daerah yang ada dikaltim. Diasrama pun kadang kalah berbagai macam suasana tercipta yang memang harus para penghuni hadapi mulai dari suasana rameh karena adanya kegiatan-kegiatan asrama, suasana sepi karena berbagai macam urusan perindividu dan masih banyak lagi. demikian lah postingan singkat ini moga bermanfaat bagi para pembaca.
Tampilkan postingan dengan label Artikel Penulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Penulis. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Desember 2012
Minggu, 18 Desember 2011
Melakukan Perubahan Secara Total
Pada pertemuan ke-5 ini seperti biasanya kami mengenakan pakaian yang rapi dan dasi masih menjadi attribut yang tak bisa kami lepaskan dari kerah kemeja, sebab itu menjadi harga jual kampus ungu yang kami cintai. Pembahasan pada pertemuan kemarin yakni “MELAKUKAN PERUBAHAN SECARA TOTAL” tujuan dari perubahan ini yaitu :
• Mengoptimalkan potensi diri
• Mencapai potensi lebih cepat
• Mencapai target yang ditetapkan
• Mengisi kehidupan yang lebih optimal.
Ini yang membuat penulis lebih bersemangat untuk melakukan perubahan, walaupun yang penulis lakukan hanya sekian kecil dari tindakkan real namun penulis sangat puas. “SATU TINDAKKAN LEBIH BAIK DARI PADA SERIBU NASEHAT” pesan ini yang selalu penulis pegang dalam menjalani hidup yang fana ini, sebab penulis selalu menghargai apa yang penulis lakukan karena apa yang kita lakukan dimasa lalu atau sekarang pasti ada umpan baliknya dari tindakkan itu sendiri, cuman bagaimana kita mengaplikasikan buat hal - hal yang bermanfaat dan bisa mempertanggung jawabkan tindakkan kepada Sang Pencipta. Mungkin pembahasan ini penulis cukupkan sampai disini, moga apa yang kita lakukan berguna bagi orang banyak dan khususnya bagi diri sendiri penulis sendiri.
TERIMA KASIH…
Oleh : Oky Fawzi
Senin, 21 November 2011
Pengalaman Keorganisasian di Asrama Membuat Saya Dewasa
Mungkin judul ini yang pantas untuk penulis utarakan dalam tugas ini, Mengapa? Hal ini yang membuat penulis bisa sampai pada saat ini , saat - saat dimana penulis harus bisa mendewasakan diri dengan dihujani banyak tantangan yang selalu mengalangi penulis untuk mencapai satu tujuan yaitu “SUKSES”. Pengalaman demi pengalaman penulis dapati mulai pengalaman kegagalan , kesedihan , kegembiraan , kebersamaan , dan pengalaman bertanggung jawab pada orang lain maupun diri penulis sendiri. Asrama yang tempat penulis berteduh sehari - hari adalah Asrama Kalimantan Timur yang beralamat di Jl. Pakuningrata JT II/47 Kec. Jetis memiliki suatu nilai Budaya dan sosial , penulis begitu bangga menjadi anggota dan menjabat sebagai Sekretaris untuk mendampingi Pak Ketua untuk menjalankan segala kegiatan domestic maupun non domestic.
Dari keorganisasian diasrama penulis banyak sekali mendapatkan jam terbang yang tinggi , mental yang kuat , manajemen yang baik dan sikap yang beribawa.
Mungkin sampai sini saja penulis sampaikan pengalaman penulis selama berada di Asrama, moga ini bisa membantu teman - teman dalam menghadapi kedewasaan diri dan penulis juga meminta doa bagi para pembaca untuk kesuksesan acara MUBES KPMKT PP yang dari penulis sendiri sebagai ketua panitianya..
Terima kasih.
Rabu, 09 November 2011
Ispirasi ku Buat Kaum Pemimpin !!!
Rancangan hidup bersamar-samar dengan apa kegunaan dan fungsi yang bisa diaspirasikan oleh mulut, bergagasan dengan luluh lantangnya seperti para prajurit menghentangkan senjatanya. perkiraan musim masih bisa dirasakan oleh tubuh dengan suhu tertentu, tapi masih kah pemuda kita terdiam? sungguh merugikan jika hanya terdiam, satu patah kata sudah cukup untuk menggabungkan motivasi semangat juang ini apa lagi bila saling berpegang mundak, bentuk ini yang dingin kan dari sebuah tembok cina, kuat, kokoh, dan tak sedikitpun gerak walau bahaya ancaman bencana tsunami dan letusan gunung.
Terus apa yang dinginkan oleh kepala ini? yang jelas untuk menggerakkan organ-organ tubuh lainnya, biar aktivitasnya tertulis disejarah atau mungkin prasejarah. Diam bukan kalah dalam medan peperangan, cuma hanya ingin agar tak terbentur dari persoalan haram, berusaha berlari-lari dalam pikiran si jenius ini yang misterius, sayang dia selalu berpangku tangan dengan penderitaan orang (seorang munafik). Kemunafikan itu tidak bisa kita hapuskan dari diri kita bahkan orang-orang kita, itu sebabnya Tuhan maha adil apa pun Dia cipta kan barang, alat, alam, sifat, rasa, benda-benda lain bahkan manusia bisa Dia cipta itu semua dalam satu digenggamanNya.
Apalah kebanggaan dari seorang yg gagah perkasa dengan semua ini, tradisional sekali pikiran orang awam melihat kecanggihan teknologi yang mampu membumi hanguskan tradisi alam, alam mengamuk dengan perkasanya, harta dan benda-benda alam diculiknya dari kantung perutnya semua lenyap dari sejarah yang tak akan sempat tertulis oleh penah hitam. Ingin berbicara soal ini tak akan mampu mereka mendengarkannya apa lagi mengaplikasikan, langkah saja belum ada dan sentuhan sentuhan lembut.
moga bisa mengerti dengan apa yang kita lakukan dan mengontrol perbuatan nista ini.
Oleh : Oky Fawzi
Selasa, 08 November 2011
Titik Pejuang Diri
catatan indah ini baru diawal dengan desakan kondisi dan keadaan, belum mempunyai tema bukan alasan pengalaman pun bisa dijadikan tema, luar biasa..! bagi saya betapa indahnya tuhan menciptakan otak manusia ini, ketimbang apa yang orang-orang ciptakan pesona sorotan mata ketika langkah awal melangkah dengan sorotan mata bagai seekor elang.
read more...
Begitu dinginnya malam ini, betapa galaunya orang-orang disekitar tembok yang berdiri kokoh, apa maksud ini semua?" barang kali kurangnya akurasi pergaulan anak didik zaman sekarang, itu juga salah satu alasan yg tidak ada ampunannya, tapi tidak dikwatirkan mengancam generasi ini. Baru yakinnya seorang anak yang misi visi sudah lenyam dimakan waktu, jangan salahkan waktu bung? kataku, itu sudah cacat dari sebelum kita lahir bahkan bapak kita lahir memang begitulah kiblatnya. Sungguh sangat tragis bumi ini banyak pemikir yang bodoh tapi pinter memutar kehidupan, pemimpin pun tak sekali bisa berbuat apa terjebak dalam ranjau. ini sebuah pengabdian saya kepada maha pencipta
Oleh : Oky Fawzi
Subscribe to:
Postingan (Atom)



